Sebuah cereka tentang seribu rasa perihal cinta... Cinta pada manusia tinggi nilainya...
apatah lagi cinta pada Yang Esa...tak tergambar lagi tak ternilai...
Bermain dengan watak si pujangga..dan watak cinderella..
Suatu ketika terlakar kisah perit kehidupan di lorong-lorong penuh onar dan derita..
Keluarga-keluarga miskin bekerja lebih masa bagi memujuk nyawa bertahan sejajar dengan suratan takdir. Anak-anak lelaki berjalan kaki ke sekolah...yang dewasa bekerja... anak-anak perempuan pula dihantar bapa ke sekolah berasingan... Betapa perlunya menjaga peradaban... Di sini tidak aman!! boleh saja ibu-ibu diperlakukan seperti wanita hina, si bapa senang-senang dipenggal kepala, anak-anak dara dilarikan jauh dari keluarga.... anak-anak kecil dipaksa bekerja.... Ini satu penghinaan kepada hak asasi seseorang manusia!!! tapi dunia sekadar memejamkan mata...
^^tapi bukan itu kisahnya..^^
Ia bermula apabila seorang pendakwah wanita dihantar ke kawasan 'pidana' itu.... digelar cinderella oleh kanak-kanak yang gembira dengan kehadirannya.. Ilmu diperluas...bagi membuka minda penduduk lembah kurang bernasib baik itu....peradaban diadun semula...membawa kepada yang lebih bermakna pada semua..
wajah cinderella seindah meratib namanya..pekertinya mampu meruntuhkan ego saudara... santunnya membentuk sebuah keluarga bagi membuang takrifan hina....
Namun wujud jua barisan pemuda durjana yang membuat kerosakan....di hancurnya pusat ilmu... dibakarnya...ladang-ladang....dipukulnya warga tua....Maka bangkit jua akhir nya saf si pujangga dari ceruk-ceruk desa yang diyakin nya cukup kekuatan bagi membuktikan bara derita yang lama tertanggung...berlaku peristiwa yang selayaknya tercoret dalam kamus dunia namun tiada pena agaknya...........
Kaum wanita bersegera mencari tempat-tempat rahsia bagi menyembunyi deru nafas sengsara...
namun Allah memilih cinderella yang banyak berbakti pada desa sebagai galang ganti seksa kaum wanita... maka dikurung lah cinderella bersama si pujangga yang turut menjadi hamba nafsu durjana... dipaksa cinderella meninggalkan kesucian agama dan ilmunya...sehingga dihentak kepalanya dengan kerusi kayu oleh puak kurang ajar..PEREMPUAN TERLALU BANYAK DI DUNIA, JADI HARUS DISEKSA DAHULU....
Bangkit si pujangga lalu menggantikan tubuhnya sebagai alas bagi menangkis pukulan berbisa yang tidak selayaknya dihadiahkan kepada kaum Hawa.....sampai koyak kulitnya... sedang cinderella terbaring lemah menahan darah yang mengalir tanpa ada penghujungnya...
Maka akhirnya diutus jua umat yang sudi mengambil tahu ketidakadilan dunia...dibawa pergi puak hina tanpa rasa kasihan.... Semenjak itu dibaikpulih peradaban manusia...setiap yang bernyawa diberi kebebasan sendiri...rumah-rumah didirikan semula.....
Sedang cinderella dan si pujangga masih bertarung dengan sisa akhir nafas yang berbaki......
****************
didy . jemmmmm . ngkah lagu jemmm :). sasteranyaaa kaban aku tok ei
ReplyDeletehahahaha...hai mimin
Delete